Oleh : Sitti Dewi Sartika Huzaimah, Psikolog.

Psikotes merupakan hal yang tidak asing lagi bagi para pencari kerja (job seeker) dikarenakan hampir setiap perusahaan, lembaga, hingga instansi pemerintahan menggunakan psikotes sebagai salah satu tahapan yang dilakukan untuk menyeleksi calon karyawan.

Idealnya setiap pencari kerja sudah mengetahui gambaran umum prosesnya dan hal-hal apa saja yang tidak boleh di langgar. Sebelum dimulai, tester yang bertugas juga memberikan penjelaskan terkait peraturan dan prosedur pelaksanaan psikotes secara menyeluruh. Hal ini dilakukan agar suasana tetap kondusif dan dapat meminimalisir gangguan-gangguan yang muncul selama psikotes berlangsung.

Perlu di ingat bahwa setiap sikap dan perilaku yang muncul selama psikotes juga menjadi catatan tersendiri. Anda tentunya ingin mendapatkan penilaian yang positif dari orang lain. Hal ini juga akan menghindarkan anda dari beberapa kerugian yang mungkin diperoleh sebagai dampak dari perilaku dan etika yang kurang baik selama anda mengikuti psikotes. Berikut beberapa tips yang dapat anda lakukan:

  1. Fokus

Pastikan anda fokus mendengarkan instruksi yang disampaikan oleh tester. Beberapa peserta tes kadang merasa sudah paham dan mengetahui apa yang harus dilakukan sehingga cenderung acuh tak acuh ketika tester sedang memberikan instruksi. Akan tetapi, pada saat sudah mengerjakan tes ternyata masih juga ada yang membuat kesalahan diantaranya. Anda tentunya ingin mendapatkan hasil yang maksimal meskipun dengan waktu yang terbatas.

(contoh kesalahan yang sering dilakukan peserta psikotes karena tidak fokusi ialah misalnya ketika hanya diminta untuk memilih salah satu pilihan jawaban namun malah memilih beberapa pilihan, ada juga yang membuat kesalahan dengan menjawab di buku soal bukan di lembar jawaban yang disediakan)[

  • Bertanyalah

Manfaatkan kesempatan ketika anda diberikan waktu untuk bertanya. Selain perlu focus mendengarkan saat tester memberikan penjelasan, gunakan waktu/kesempatan yang diberikan untuk menanyakan terkait instruksi atau cara pengerjaan yang anda rasa kurang jelas atau masih membingungkan. Hal ini akan membantu anda untuk dapat memanfaatan waktu secara efektif.

(Beberapa contoh pertanyaan yang sering dilakukan oleh peserta tes, “apakah sudah bisa mulai kerjakan sekarang?” padahal tester sudah memberikan aba-aba mulai, ada juga yang bertanya “apa harus mengerjakan di lembar jawaban atau di buku soal?”, bahkan ada juga yang masih kebingungan terkait dengan cara mengerjakan tes). [

  • Patuhi Peraturan

Sebelum psikotes dimulai, selain memberikan informasi terkait peraturan dan kesempatan untuk bertanya, tester juga akan memberikan waktu untuk mempersiapkan diri sebelum proses psikotes dimulai (misalkan untuk pergi ke toilet, menonaktifkan ataupun mengubah mode telepon genggam, jangan mencoret-coret buku soal dan lain-lain).  Akan tetapi, masih sering ditemui pelanggaran-pelanggaran tersebut terutama terkait telepon genggam yang pada saat proses psikotes berdering. Selain akan menganggu konsentrasi anda dan teman sesama peserta tes, hal tersebut juga akan mengurangi waktu anda mengerjakan soal-soal. Anda tentu tidak ingin kehilangan waktu anda yang berharga untuk dapat menyelesaikan soal sebanyak mungkin.  Selain itu, nama anda juga akan masuk dalam catatan tester karena dianggap sudah tidak mematuhi peraturan. Hal ini sedikit banyak juga tentu akan mempengaruhi penilaian terhadap anda.

Semoga bermanfaat

 [DS2]Ini juga idem

Continue Reading

By. M. Rusli, S.Sos. Setelah gempa dan tsunami yang melanda Palu pada tanggal 28 September 2018, kita melihat di video yang beredar luas di masyarakat tentang penjarahan di toko atau…